12 Tips Membangun Merek

Pada dasarnya merek sangat penting untuk usaha apapun dan untuk skala bisnis berapapun (kecil/besar). Berikut ini 12 tips tentang membangun merek, semoga bermanfaat🙂

1. Hal pertama dalam membangun sebuah merek adalah makna merek + desain merek yg menarik sesuai dengan target market.

2. Merek yang kuat bukan dibangun dari promosi saja melainkan harus didukung dengan kualitas.

3. Buatlah produk yg berkualitas untuk membangun image positif & terpenting dapat membuat word of mouth.

4. Merek tdk hanya sebuah logo melainkan karakter sebuah produk. Maka buatlah merek yg sesuai dengan karakter produk tsb.

5. Salah satu hal penting dalam membangun merek: lakukan brand relationship dengan pelanggan. Bisa dilakukan dengan event/socmed

6. Brand relationship penting untuk membangun brand engagement dengan pelanggan + akan berdampak pada kenaikan omzet jangka panjang

7. Lakukan promosi yang masif agar merek cepat dikenal oleh masyarakat agar bisa meningkatkan brand awareness (tahu merek)

8. Untuk membangun sebuah merek, bisa dilakukan dengan strategi iklan. Jangkauannya besar namun memerlukan biaya tidak sedikit

9. Selain itu membangun merek bisa juga dengan melakukan sponsorship untuk sebuah event + bangun kualitas kemasan

10. Ada 2 cara yang powerful untuk membangun sebuah merek. Kedua cara itu adalah dengan social media dan word of mouth. Word of mouth misal adakan event menarik, product improvement, hal-hal yangg unik tentang produk dan yang pasti kualitas produk. Strategi social media merupakan cara yg low cost tapi powerful untuk membangun merek.

11. Anda bisa menggunakan social media seperti facebook, twitter, blog atau youtube untuk membangun merek

12. Brand building melalui social media harus dibangun dg 4C: Content, Context, Conversation, Consistent.

Sumber: Ednovate


Tips Memperbesar Omzet

1. Perbesar Jumlah Calon Pembeli

Intinya perbanyak calon pembeli, caranya lakukan PROMOSI. Promosi bisa dilakukan berbagai media yang sesuai target market. Misal: promosi via brosur, poster, web, social media, bbm, iklan media berbayar, dll.

2. Perbesar Jumlah Pembeli

Buat cara supaya si calon pembeli tertarik membeli produk kita. Misal: coba gratis, diskon khusus untuk pembeli hari ini, ada demo produk, buat promo yang ada testimoninya. Inti dari strategi ini adalah PENAWARAN MENARIK.

3. Repeat Buying

Misal: berikan VOUCHER belanja (potongan) untuk pembelian berikutnya, buat program member card. Ikat pelanggan dengan memberikan program menarik jika menjadi pelanggan kita.

4. Lakukan Cross Selling

Jika si pembeli membeli suatu produk, maka coba tawarkan produk lain. Misal: sebuah toko kelontong konsumen membeli beras maka coba tawarkan telur atau minyak goreng. Intnya kita MENAWARKAN PRODUK LAIN saat pembeli membeli produk tertentu.

5. Referal

Inti dari strategi ini adalah mengajak pembeli menjadi agen kita. Misal: jika pembeli menawarkan produk kita ke orang lain, kita bisa berikan FEE sebagai apresiasi. Konsep ini mirip MEMBER GET MEMBER

Sumber: Ednovate


6 Penyebab Bisnis Tidak Berkembang

1. Asal Action

Berbisnis hanya asal action, tanpa strategi, tanpa rencana. Action memang penting, namun bukan berarti asal action tanpa strategi. Asal action tanpa strategi membuat bisnis tidak berkembang dan bahkan banyak yang mengalami kegagalan.

2. Tidak Punya Tim

Bisnis yang berkembang menjadi besar salah satunya karena memiliki tim. Pada dasarnya kita tidak bisa mengerjakan segala sesuatu sendiri. Bangunlah tim yang bisa dipercaya dan mau bekerja bersama.

3. Tidak Ada Inovasi

Bisnis yang tidak melakukan inovasi adalah bisnis yang jalan ditempat. Inovasi bisa berupa inovasi produk, misal ada varian baru, ada rasa baru, ada paket baru. Inovasi lainnya bisa dalam hal pelayanan yang semakin baik, inovasi berpromosi kepada konsumen.

4. Keuangan

Dalam bisnis, mengatur keuangan sangatlah penting, misal buatlah laporan keuangan, catat semua uang yang masuk dan keluar, jangan boros, jangan menggabungkan rekening pribadi dan rekening bisnis. Selain itu buatlah target omzet dan profit yang jelas.

5. Tidak Fokus

Pebisnis pemula biasanya ingin punya banyak bisnis, ingin semua bisnis dikerjakan. Padahal ini tidak tepat, ketika tidak fokus karena mengerjakan banyak bisnis, kita malah tidak akan maksimal. Boleh membuat bisnis lain jika bisnis pertama sudah sukses dan stabil.

6. Tidak Belajar Marketing

Banyak pebisnis hanya asal dalam jualan, tidak pakai strategi. Padahal salah satu hal penting dalam bisnis adalah strategi pemasaran (marketing), tanpa ini produk kita akan sulit laku dipasaran.

Sumber: Ednovate


#Masjidku – Pintu Masuk

Seringkali saya melihat shaf solat di masjid tidak seimbang antara kanan dan kirinya, padahal salah satu kesempurnaan solat ialah rapihnya shaf.

Setelah saya pelajari ternyata salah satu penyebabnya ialah adanya pintu masuk dari sebelah kanan atau kiri, sehingga jamaah masbuk (menyusul solatnya) tidak dapat melihat jelas seimbang atau tidaknya antara shaf kiri atau kanan.

Sebaiknya pintu masuk masjid dibuat lurus dengan arah kiblat, hal ini akan memudahkan jamaah menempati shaf yg kosong (sebelah kiri/kanan). Kalau masjid yang memang sudah terlanjur terdapat pintu di sebelah kanan atau kirinya bisa disiasati dengan menguncinya pada saat waktu solat, sehingga secara tidak langsung menggiring jamaah untuk masuk melalui pintu lain. 


Andaikan Smartphone itu Qur’an

Sejak bangun tidur segera membuka smartphone

Entah hanya sekadar ingin melihat jam atau mengecek notifikasi sms atau email

Andaikan smartphone itu Qur’an

Sebelum berangkat beraktivitas, kembali mengecek smartphone untuk kesiapan dikala menjalani aktivitas

Andaikan smartphone itu Qur’an

Selama perjalanan menuju tempat beraktivitas, tak jua bisa lepas dari smartphone

Andaikan smartphone itu Qur’an

Dikala situasi penat dan membosankan di tengah kemacetan, smartphone seperti obat penawar kejenuhan, seakan tidak peduli atau bahkan maklum terhadap kemacetan

Andaikan smartphone itu Qur’an

Saat sedang beraktivitas pun sesekali disempatkan menengok smartphone

Seperti rela serius ber-multitasking demi mendapat manfaat darinya

Andaikan smartphone itu Qur’an

Ketika waktu istirahat, ingin segera menyelesaikan ishoma agar memiliki sisa waktu luang bercengkrama dengan smartphone sebelum kembali beraktivitas

Andaikan smartphone itu Qur’an

Ingat!

berinteraksi dengan smartphone bukan saja karena ada niat tapi karena ada kesempatan

Ketika dibonceng menggunakan sepeda motor

Ketika sedang berbicara dengan orang lain

Ketika sedang nonton di bioskop

Ketika sedang menunggu

Ketika jalan di trotoar

Ketika makan

Ketika..

Ketika..

Ketika..

Dimanapun ada kesempatan menengok smartphone pasti dilakukan

Andaikan smartphone itu Qur’an

Hidup adalah smartphone

Smartphone adalah hidup

Andaikan smartphone itu Qur’an

Sebelum tidur sambil bersandar di kasur me-review aktivitas ber-smartphone, atau mencari berita yang dapat menenangkan jiwa setelah lelah beraktivitas

Andaikan smartphone itu Qur’an

Andaikan smartphone itu Qur’an

Mungkin saja jumlah kilobyte data yang digunakan selama ber-smartphone, berjumlah sama dengan pahala yang mengalir Andaikan smartphone itu Qur’an

Seperti berlomba-lomba

Selalu ingin lebih kuota datanya, dari 300 ingin 500 MB, dari 1 ingin 2 GB

Selalu ingin lebih jumlah ayatnya, dari 5 ingin 10 ayat, dari 1 lembar ingin 2 lembar

Sama seperti megabyte terdiri dari kumpulan kilobyte

Sama seperti kata terdiri dari kumpulan huruf

Sama-sama dihitung satu persatu, jika data dihitung biayanya

Sama-sama dihitung satu persatu, jika huruf Qur’an dihitung pahalanya

Andaikan smartphone itu Qur’an

Alangkah lebih dahsyat para pengguna smartphone memperlakukan Qur’an seperti memperlakukan smartphone-nya

Alangkah lebih dahsyat para pengguna smartphone berinteraksi dengan Qur’an sebanyak berinteraksi dengan smartphone-nya

Jika ini terjadi maka…

Hanya kepada Engkaulah kami menyembah

Hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan

Tiada daya dan upaya kecuali hanya Allah

Cukuplah Allah menjadi penolong

Jika ini terjadi maka…

Negara mana yang dapat mengalahkan kesejahteraan INDONESIA

Insya Allah

(Ahmad Dawamul Muthi)


Perindu Surga

bagi jiwa yang terus berharap pertemuan dengan-Nya

bagi jiwa yang bahagia hidup dengan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW

bagi jiwa yang sadar bersegera taubat atas segala dosa karena yakin hari kiamat semakin dekat

bagi jiwa yang membesarkan Allah Yang Maha Kuasa dan mengkerdilkan segala urusan duniawi

bagi jiwa yang terus berdoa agar wafat dalam keadaan khusnul khotimah

karena perindu surga sekaligus perindu kematian


Wujudkan dengan perkalian

Bogor, Jumat (14/10/2011): Ketika tiba waktu makan tubuh akan merespon untuk segera makan, maka terpenuhilah asupan makanan. Sore hari setelah beraktivitas segera mandi untuk menyegarkan badan.

Jika ditelisik lebih jauh rangkaian kegiatan tersebut merupakan hal rutin yang biasa dilakukan. Semua kegiatan tersebut dapat terlaksana  setelah direncanakan sebelumnya kemudian melakukan apa yang direncanakan.

Ya, tanpa terasa semua kegiatan kecil sehari-hari kita merupakan buah dari rencana disertai eksekusinya. Namun, seringkali pola membuat rencana kemudian mewujudkannya dalam tindakan hanya diterapkan pada hal kecil, rutinitas.

Seringkali kita takut merencanakan hal besar, seperti rencana untuk menggapai mimpi. Bermacam alasan dikeluarkan, salah satunya ialah takut gagal.

Ketika berada di lantai dua suatu bangunan, bukankah tahapnya kita menaiki anak tangga satu demi satu sehingga dapat membawa kita naik ke atas. Semua hal besar di dunia ini selalu dapat terlaksana setelah melakukan hal kecil terlebih dahulu.

Jika melakukan hal kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti, makan, minum mandi, tidur, pergi ke kamar mandi saja kita bisa, maka untuk hal besar tidak perlu ragu lagi untuk melakukannya.

Kuncinya hanya dua, membuat rencana (plan) dan menjalankan rencana (action). Saya sangat senang untuk berbagi pemahaman tentang konsep sederhana mengenai plan dan action.

Jika pola hubungan plan dan action diibaratkan perkalian maka pemahaman akan semakin mudah. Setiap plan yang kita buat diberi nilai 1, begitu juga setiap action yang kita lakukan diberi nilai 1. Maka akan segera terlihat hasilnya 1 x1=1.

Menjadi sia-sia jika banyak sekali plan yang dibuat (semakin bertambah nilai 1, 2, 4, 6, 13, …. dst) tetapi sama sekali tidak disertai action (nilainya 0) maka yang terjadi adalah 13×0=0.

Lihat jika kita fokus kepada satu plan (nilai 1) dengan action yang terus menerus dilakukan untuk mewujudkannya (misalkan nilai 100), hasilnya akan istimewa 1×100=100. Belum lagi jika terus menerus ditambah action menjadi 200, 300 ataupun 1000 maka rencana/mimpi/cita-cita akan menjadi kenyataan.

Lain halnya bagi yang tidak  membuat rencana (nilai 0), namun banyak sekali action yang dilakukan (nilai 2, 10, 100, bahkan 5000) hasilnya akan mengecewakan 0x5000= 0. (16 Dzulqadah 1432 H)

Segera berencana dan segera action!

adamuthi.blogspot.com| jannatuna.wordpress.com

adamuthi.tumblr.com| follow @adamuthi